Perbedaan Batik Tulis Batik Print Dan Batik Cap

7 Perbedaan Batik Tulis, Batik Print, Dan Batik Cap. Apakah Bisa Dilihat Dari Bau Kainnya?

Posted on

Dunia fashion seiring zaman berkembang dengan pesat. Batik modern turut serta menyumbang warna yang berbeda terhadap dunia fashion. Sehingga banyak sekali para desainer mencoba membuat pakaian dengan model masa kini menggunakan batik.

Selain itu, konsumen batik terus berkembang mulai dari kalangan muda sampai yang sudah tua.

Selain itu batik merupakan warisan nenek moyang Bangsa Indonesia yang diakui oleh dunia. Sehingga masing-masing daerah atau wilayah di Indonesia mempunyai batik dengan ciri khas dan motif yang berbeda.

Motif batik biasanya dipengaruhi oleh kondisi masyarakat di daerah tersebut. Salah satu batik dengan motif yang sangat unik adalah batik kawung. Batik ini mempunyai bentuk motif yang sangat unik yaitu bulatan yang mirip dengan buah kelapa, kolang-kaling ataupun aren yang disusun secara rapi dan indah.

Ada juga yang mengartikan motif tersebut seperti bunga teratai yang mempunyai jumlah mahkota bunga sebanyak empat buah yang sedang merekah.

Wilayah Indonesia sangat luar biasa luas, dimana setiap wilayah mempunyai kebudayaan yang berbeda dengan keunikan dan juga ciri khas yang berbeda. Salah satu batik yang menjadi  kebanggaan Bangsa Indonesia adalah batik Papua.

Selain Papua  daerah lain yang mempunyai batik adalah Solo, Pekalongan, Madura, Jogja dan lain sebagianya.

Dalam pembuatan batik sendiri terdapat berbagai macam cara mulai dari tulis, cap sampai print. Masing-masing mempunyai keunggulan dan tingkat kesulitan yang berbeda.

Namun dari semua cara, cara yang paling sulit dan membutuhkan ketelitian serta kesabaran tinggi yaitu ketika membuat batik tulis. Berikut ini beberapa perbedaan batik tulis, batik cap dan juga batik print:

  • Kerapian dari segi motif batik.

Batik tulis, batik cap dan batik print dapat dibedakan dari kerapian motif batik. Kerapian batik tulis dinilai kurang rapi jika dibandingkan dengan batik cap dan batik print.

Pada motif batik tulis banyak pola yang tidak sama sehingga terlihat tidak rapi. Sedangkan batik cap motif terlihat sama, terutama batik print yang dibuat oleh mesin sehingga dari segi kerapian sudah tidak dapat diragukan lagi.

  • Gambar depan dan belakang kain

Perbedaan batik tulis, cap dan juga print dapat dilihat kesesuaian gambar pada bagian depan dan belakang kain batik. Pada kain batik tulis gambar depan dan belakang kain sesuai karena ketika proses menulis menggunakan lilin tentu lilin itu tembus sampai belakang kain.

Sedangkan pada batik cap bagian depan dan belakang kain gambar tidak simetris serta batik print biasanya hanya bagian depan kain yang terdapat gambar sedangkan yang belakang polos.

  • Motif lebih fleksibel

Pada batik tulis motif atau gambar lebih fleksibel karena ukuran garis dan motif dapat dibuat dengan bebas. Sedangkan batik cap dan juga print tidak dapat diperkecil atau perbesar karena sudah sesuai dengan stempel atau pola yang sudah ada.

Oleh sebab itu batik tulis satu dengan yang lain pasti berbeda meskipun pola atau gambar sama.

  • Warna dasar kain

Salah satu yang membedakan batik tulis, cap, dan print adalah warna dasar kain. Pada kain yang digunakan untuk membuat batik tulis menggunakan kain dengan warna dasar terang atau lebih muda dibanding goresan motif.

Sedangkan kain dasar yang digunakan pada batik cap dan batik print lebih gelap.

  • Aroma batik

Salah satu cara mudah untuk membedakan batik tulis, cap dan print dapat dilihat dari aroma kain.

Aroma batik tulis sangat khas dan tidak menyengat karena terbuat dari malam, sedangkan batik cap mempunyai bau yang sangat menyengat terutama batik print lebih menyengat dibandingkan batik tulis dan batik cap, karena batik print menggunakan tinta kimia.

  • Awal dan akhiran motif

Pembuatan batik tulis harus dengan tangan, sehingga pasti terdapat tetesan pada bagian awal dan akhir lebih tegas. Sedangkan pada batik cap dan batik print pada awal dan akhir motif mempunyai tingkat ketegasan warna sama dan rata.

  • Harga batik

Perbedaan yang sangat mencolok antara batik tulis, batik cap dan batik print adalah dari segi harga. Harga batik tulis tentu sangat mahal dibandingkan batik cap dan batik print.

Karena pembuatan batik tulis yang sangat lama. Jika diurutkan dari segi harga, harga batik tulis paling mahal kemudian disusul dengan batik cap, dan pada urutan terakhir yaitu batik print.

Demikian itu adalah 7 perbedaan batik tulis, batik cap, dan juga batik print. Bagi para konsumen batik tidak perlu khawatir tertipu karena dari segi bau kain batik sudah dapat dibedakan mana yang batik tulis, batik cap dan batik print.

Namun agar menambah pengetahuan wajib bagi Anda untuk mengetahui bagaimana cara membuat batik tulis.

Proses Dan Cara Membuat Batik Tulis

Untuk membuat batik tulis membutuhkan banyak waktu dan juga ketelitian serta kesabaran yang tinggi. Membatik dapat dikatakan sebagai terapi dalam melatih kesabaran.

Selain itu pola atau motif batik tulis satu dengan yang lain berbeda terutama jika dibuat oleh tangan yang berbeda. Sehingga harga dari batik tulis sangat mahal. Sebelum membuat batik tulis ada beberapa alat dan bahan yang harus dipersiapkan sebagai berikut:

  • Gawangan

Gawangan berfungsi untuk membentangkan kain yang akan digunakan untuk membatik. Gawangan biasanya terbuat dari kayu atau bambu.

  • Bandul

Bandul atau alat pemberat yang berfungsi untuk menahan kain agar tidak mudah bergerak. Biasanya bandul terbuat dari timah, kayu, dan lain sebagainya.

  • Wajan

Wajan merupakan alat penting dalam membuat batik tulis, karena berfungsi sebagai tempat untuk mencairkan malam.

Dalam memilih wajan untuk membuat batik tulis lebih baik memilih wajan yang mempunyai gagang kayu atau bahan isolator lain sehingga ketika ingin mengangkat wajan dapat dilakukan dengan mudah.

  • Kompor

Kompor selama proses membatik harus selalu menyala agar malam atau lilin di atas wajan terus mencair. Di era sekarang untuk memudahkan proses membatik sudah diproduksi kompor listrik yang khusus digunakan untuk membatik.

  • Saringan malam

Saringan malam ini berfungsi untuk menyaring malam agar ketika digunakan, kotoran yang ada pada malam tidak menyumbat ujung canting.

  • Canting

Canting berfungsi sebagai alat tulis untuk menggoreskan lilin atau malam cair ke kain yang sudah terdapat pola, motif atau gambar batik.

  • Kain mori

Salah satu jenis kain yang digunakan untuk membuat batik tulis adalah kain mori. Pemilihan kain mori sendiri disebabkan karena kualitas yang bagus, selain itu tekstur yang halus serta mudah menyerap warna.

  • Lilin atau malam batik

Lilin atau malam batik merupakan bahan utama yang digunakan untuk membuat batik tulis. Lilin atau malam sebelum digunakan untuk membatik harus dicairkan terlebih dahulu. Fungsi dari lilin atau malam sendiri yaitu untuk menutupi pola, motif atau gambar yang telah dibuat diatas kain mori.

  • Pewarna batik

Pewarna batik dibagi menjadi dua jenis yaitu pewarna alami dan pewarna buatan. Fungsi dari pewarna yaitu untuk memberikan warna pada kain batik.

Pewarna alami terbuat dari bahan alam seperti warna hijau terbuat dari daun pandan, warna ungu terbuat dari buah naga dan lain sebagainya.

  • Sarung tangan

Sarung tangan dibutuhkan ketika proses pewarnaan kain batik. Terutama jika menggunakan pewarna buatan. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari iritasi pada kulit.

Setelah semua alat dan bahan sudah disiapkan, maka membuat batik tulis langsung dapat dilakukan. Adapun proses pembuatan batik tulis adalah sebagai berikut:

  • Mempersiapkan kain mori

Kain mori sebelum digunakan untuk membatik perlu untuk diketel (mencuci), dikanji (menganji), dan dikemplong (setrika). Ketiga proses tersebut wajib dilakukan agar kain mori dapat dilakukan untuk membuat batik tulis.

Proses dikanji dilakukan untuk menghilangkan kotoran atau kanji dari pabrik. Cara mencuci kain mori yaitu dengan direndam selama 24 jam, setelah itu dipukul dan dibilas.

Kemudian langkah selanjutnya yaitu menganji kain mori, proses ini berfungsi untuk mencegah malam meresap kedalam kain mori sehingga malam mudah dihilangkan.

Setelah proses dikanji selesai maka kain mori harus dikemplong agar tidak kusut, halus, rata dan lemas. Sehingga siap untuk digunakan membuat batik tulis.

  • Nyoret

Nyoret merupakan proses pembuatan pola, gambar ataupun motif diatas kain mori. Pembuatan pola biasanya menggunakan pensil. Dalam proses nyoret Anda dapat menuangkan kreatifitas yang Anda inginkan salah satunya motif batik kawung.

  • Nglowong

Tahap selanjutnya yaitu nglowong. Pada proses ini dilakukan untuk menebali pola yang dibuat di atas kain mori menggunakan malam dengan bantuan canting.

  • Pembuatan isen-isen

Pembuatan isen-isen merupakan proses pengisian pada motif atau tahap pemberian ornament. Terdapat dua jenis isen-isen yaitu cecek dan sawut. Pada pembuatan isen-isen harus dilakukan menggunakan canting bercucuk kecil.

  • Nembok

Pada proses ini dilakukan untuk menutupi bagian putih pada kain menggunakan lilin tembokan. Hal ini dilakukan agar bagian tersebut tidak terkena warna ketika proses pewarnaan dilakukan.

  • Medel

Proses medel merupakan salah satu proses pewarnaan pertama yang bertujuan untuk memberikan warna pada kain yang tidak tertutup oleh lilin atau malam. Proses ini dapat dilakukan dalam waktu singkat berkat adanya pewarna sintetis.

  • Ngerok

Proses ngerok dilakukan sesudah proses medel. Proses ini dilakukan untuk mengambil malam yang telah kering dengan menggunakan cawuk. Setelah proses ngerok selesai dilakukan maka kain harus dicuci dan dikucek agar bersih dari sisa-sisa lilin dan akhirnya lanjut pada proses pewarnaan soga.

  • Mbironi

Mbironi dilakukan pada bagian-bagian yang nantinya diharapkan lebih gelap dibanding yang lain. Proses mbironi dilakukan menggunakan lilin atau malam biron.

  • Menyoga

Tahap ini yaitu dilakukannya proses pewarnaan kedua menggunakan pewarna sintetis sehingga proses ini dapat dilakukan hanya setengah jam. Pada proses menyoga dilakukan dengan tujuan untuk memberikan warna pada bagian yang tidak tertutup malam atau lilin.

  • Nglorod

Nglorod yaitu proses untuk menghilangkan lilin atau malam yang masih menempel sehingga pola yang dibuat dapat terlihat dengan jelas. Salah satu cara yang dilakukan untuk proses nglorod yaitu dengan memasukkan kain ke dalam air panas.

  • Tahap pencucian

Tahap pencucian merupakan tahap terakhir setelah semua proses sudah dilakukan. Setelah dilakukan pencucian kain batik langsung dijemur sampai kering. Setelah kering kain batik siap untuk digunakan.

Selain proses pembuatan batik tulis yang sangat panjang dan membutuhkan waktu yang sangat lama, setiap daerah mempunyai keunggulan batik yang berbeda. Berikut ini adalah daerah yang menghasilkan batik:

Batik Tulis Pekalongan

Salah satu batik yang banyak diminati oleh konsumen adalah batik tulis Pekalongan. Batik tulis Pekalongan dibuat dari kain katun yang mempunyai kelebihan mudah menyerap keringat.

Selain itu, batik tulis Pekalongan sangat kaya warna dan mempunyai sifat naturalis. Batik asal pesisir ini, mendapat pengaruh dari kebudayaan Belanda dan Cina. Motif yang paling  banyak digemari oleh para konsumen adalah batik motif jlamprang.

Batik Tulis Jogja

Jogja merupakan daerah istimewa dimana terdapat kerajaan yang masih berdiri sampai sekarang. Salah satu batik yang sangat populer adalah batik Jogja. Jogja mempunyai banyak motif batik seperti batik motif ceplok, grompol, batik kawung, dan batik motif parang.

Batik Tulis Solo

Salah satu kota yang mempunyai peran penting pelestarian budaya dan kesenian di provinsi Jawa Tengah adalah Solo. Salah satu yang unik dari kota Solo adalah batik.

Ciri khas dari batik solo adalah motif atau pola pada batik mempunyai ukuran kecil, banyak pola geometris yang digunakan seperti sidoasih, sidoluhur dan lain sebagainya. Selain itu kaya akan nilai sejarah dan agama terutama hindu serta warna soga sangat mendominasi batik asal Solo ini.

BATIK TULIS MADURA

Batik Madura sangat banyak diminati oleh para konsumen. Batik asal daerah ini sangat terkenal dengan karakter dan juga warna yang berani. Motif batik asal Madura berupa lukisan lepas dengan paduan warna merah, hijau, kuning dan hijau muda.

Batik Madura sangat terkenal baik dalam negeri maupun luar negeri. Selain itu pakaian batik oleh masyarakat Madura digunakan sehari-hari, sehingga dapat dipastikan motif dan batik Madura sangat terjaga dan lestari.

BATIK TULIS LASEM

Lasem merupakan salah satu kota penghasil batik dimana pola atau motif batik banyak dipengaruhi oleh tionghoa. Mengingat laem merupakan salah satu wilayah dimana masyarakatnya kebanyakan keturunan tionghoa.

Sehingga terjadi peleburan kebudayaan antara penduduk lokal dan tionghoa yang dituangkan dalam motif batik.

Setiap daerah atau wilayah mempunyai keunikan motif batik tulis yang sangat beragam terutama batik Papua. Berikut ini adalah beberapa motif batik tulis yang tersebar di wilayah Indonesia yang sangat digemari oleh para pecinta batik modern:

MOTIF BATIK TULIS

Setiap wilayah di Indonesia mempunyai ciri khas motif batik yang berbeda diantaranya sebagai berikut:

  • Motif Batik Sekar Jagad
  • Motif Batik Sidomukti Magetan
  • Motif Batik Keraton
  • Motif Batik Jepara
  • Motif Batik Solo
  • Motif Batik Kawung
  • Motif Batik Tasik
  • Motif Batik Malang
  • Motif Batik Pekalongan
  • Motif Batik Mega Mendung asli Cirebon
  • Motif Batik Cuwiri
  • Motif Batik Pringgondani
  • Motif Batik Sida Luhur
  • Motif Batik Semen Rama
  • Motif Batik Sida Asih
  • Motif Batik Tambal
  • Motif Batik Sudagaran
  • Motif Batik Petani
  • Motif Batik Papua

Masing-masing batik daerah mempunyai ciri khas yang berbeda. Selain itu harga yang ditawarkan untuk batik tulis masing-masing daerah juga bervariasi. Berikut ini harga jual batik tulis:

HARGA JUAL BATIK TULIS

Harga batik tulis sangat tinggi disebabkan karena proses pembuatan yang membutuhkan waktu lama serta proses yang panjang. Harga kain batik tulis mulai dari 500 ribu-sampai jutaan. Namun bagi Anda pecinta batik tulis tentu harga tidak menjadi masalah.

Demikian itu adalah perbedaan batik tulis, cap dan print serta proses pembuatan batik tulis, motif dan juga harga dari batik tulis. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *