batik pekalongan

4 Rahasia dan Arti Dibalik Keindahan [Batik Pekalongan]

Posted on

Salah satu kota di Jawa tengah yang juga sangat terkenal dengan produksi batik tulis adalah Pekalongan. Bahkan batik ini, mampu memikat siapa saja untuk menggunakannya, baik laki-laki maupun perempuan.

Selain itu, dapat menghasilkan berbagai macam pakaian yang sangat fashionable sehingga batik tulis tersebut mampu bersaing menjadi batik modern.

Batik Pekalongan sangat erat dengan kehidupan masyarakat pesisir, bahkan sering disebut dengan batik pesisir. Hal ini disebabkan batik Pekalongan tumbuh di daerah pesisir Pekalongan.

Masing-masing batik tulis mempunyai sejarah yang berbeda-beda begitu juga dengan batik modern lainnya. Berikut ini adalah penjelasan detail tentang sejarah dari batik Pekalongan:

Sejarah Batik Pekalongan

Biasanya setiap daerah mempunyai ciri khas yang tentu tidak sama dengan batik dari daerah lain. Masing-masing mempunyai kelebihan. Biasanya motif batik terbentuk atau lahir karena adanya peleburan budaya lokal dan budaya lain seperti China, Arab dan lain sebagainya.

Batik Pekalongan lahir akibat bersatunya budaya lokal dengan budaya Arab dan juga Tionghoa pada zaman nenek moyang. Sehingga menghasilkan motif yang cantik dan banyak orang atau masyarakat Pekalongan terus mengasah kreativitas sehingga menghasilkan banyak pola dan motif.

Bahkan dikisahkan berkembang pesatnya batik Pekalongan ada campur tangan besar yang dilakukan oleh seorang pengusaha batik dari Negara Belanda. Sehingga banyak motif-motif batik Pekalongan yang diminati oleh orang di dalam negeri maupun luar negeri.

Motif Batik Pekalongan

Batik Pekalongan mempunyai banyak motif yang sangat diburu oleh para konsumen terutama pecinta kain batik tulis ataupun batik modern. Berikut ini adalah beberapa motif dari batik Pekalongan yang harus atau wajib Anda tahu:

  • Motif Jlamprang

Salah satu budaya yang mempengaruhi motif batik Pekalongan adalah budaya Islam atau Arab. Salah satu batik Pekalongan yang kental dengan budaya Arab yaitu motif jlamprang.

Pada motif ini tidak akan ditemui gambar makhluk hidup terutama hewan karena Islam melarang untuk menggambar makhluk yang bernyawa. Sehingga Anda hanya akan menemui bentuk-bentuk geometris seperti titik, kotak, bulat dan bentuk lainnya.

Selain motif salah satu yang penting dari batik tulis adalah warna. Batik Pekalongan dengan motif jlamprang mempunyai warna cerah. Karena bentuk yang mudah dibuat dan warna yang sangat unik, membuat batik Pekalongan motif jlamprang ini banyak diminati dan terkenal di kalangan para penikmat batik.

  • Motif Liong

Selain motif jlamprang, batik Pekalongan juga terkenal dengan motif Liong. Jika motif jlamprang sedikit banyak dipengaruhi oleh budaya Arab, batik Pekalongan dengan motif liong erat dengan budaya Tiongkok.

Hal ini disebabkan karena hadirnya komunitas penduduk yang berketurunan Tionghoa yang tinggal di Pekalongan. Hadirnya komunitas tersebut banyak mempengaruhi pola batik Pekalongan.

Sehingga budaya tionghoa pada batik Pekalongan dengan motif liong sangat erat yaitu berupa gambar ular naga dan burung phoenix.

Kedua makhluk tersebut merupakan ciri khas dan identic dengan masyarakat keturunan tionghoa. Kedua makhluk tersebut mempunyai arti yang sangat dalam yaitu kesuburan, kebaikan dan juga kemakmuran.

Sehingga sangat diharapkan kebaikan dan kemakmuran tersebut akan menular kepada yang membuat, dan menggunakan batik tulis Pekalongan dengan motif liong.

  • Motif Semen

Motif semen merupakan motif batik Pekalongan yang dinilai tidak ada percampuran budaya sehingga dapat dikatakan motif asli hasil masyarakat Pekalongan. Selain itu motif ini lebih mirip dengan batik asal Solo dan Jogja.

Meskipun mirip tentu masih ada perbedaan, dimana pada batik Pekalongan dengan motif semen terdapat gambar cicak. Selain itu motif semen batik Pekalongan mempunyai pola dengan bentuk daratan yang dihuni oleh banyak makhluk seperti hewan dan tumbuhan, salah satunya burung garuda.

Burung garuda mempunyai makna makhluk yang mampu bertahan dengan gagah dalam menjalani hidup dengan kondisi apapun. Dengan maksud itu diharapkan para pembuat dan pengguna batik Pekalongan dengan motif semen mempunyai kekuatan yang sama seperti burung garuda.

KAIN BATIK PEKALONGAN

Batik tulis banyak diminati dan merupakan pakaian wajib atau banyak digunakan ketika acara penting atau resmi. Serta batik modern yang hadir dengan berbagai macam model membuat gaya pakaian pengguna batik terlihat modis dan mewah serta anggun dan lebih lemah lembut.

Dalam membuat batik tulis atau batik modern Pekalongan membutuhkan usaha yang ekstra dan waktu yang tidak sebentar. Pembuatan batik sendiri dimulai dengan menggambar pola atau motif di atas kain sampai pewarnaan dan juga pengeringan.

Salah satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan oleh pengrajin batik adalah dalam pemilihan kain. Mengingat kain merupakan penentu dari kenyamanan ketika kain batik sudah menjadi pakaian.

Ada beberapa macam jenis kain yang biasa digunakan oleh pengrajin batik tulis Pekalongan seperti sutra, sunwash, katun dan lain sebagianya. Dari banyak jenis kain yang digunakan, kain batik dengan jenis katun lebih banyak diminati.

Namun kain katun sendiri mempunyai banyak jenis diantaranya katun primisima, katun prima dan jenis katun lainnya. Banyaknya penggemar kain batik dengan jenis kain katun disebabkan karena sifat kain katun yang sangat mudah menyerap keringat.

Selain itu kain katun juga mempunyai kualitas yang cukup bagus serta harga yang relatif murah. Sehingga harga jual batik Pekalongan lebih murah, dan tentunya semakin banyak peminat batik tulis atau batik modern Pekalongan.

Mengingat batik Pekalongan sangat terkenal dan juga melegenda, tidak heran sampai didirikan sebuah museum batik Pekalongan dengan tujuan untuk memberi pemahaman lebih dan memperkenalkan khususnya kepada generasi muda tentang batik tulis Pekalongan.

Museum Batik Pekalongan

Setiap daerah mempunyai cara yang berbeda-beda untuk memperkenalkan kekayaan budaya ataupun kerajinan salah satunya dengan mendirikan sebuah museum. Museum batik sendiri setiap daerah mungkin ada, salah satunya di Pekalongan yang memang sangat terkenal dengan hasil batik.

Museum Batik Pekalongan terletak di jalan Jetayu No. 1 Pekalongan Jawa Tengah. Museum Batik Pekalongan mempunyai koleksi yang cukup banyak yaitu 1149 koleksi batik yang tersimpan dengan bagus di dalam bangunan dengan luas 40 meter.

Selain itu museum ini juga terdapat alat tenun tradisional yang sudah berusia ratusan tahun. Sebagai sebuah museum, Museum Batik Pekalongan mempunyai fasilitas ruangan yang dapat dinikmati oleh para pengunjung. Diantara fasilitas tersebut adalah sebagai berikut:

  • Koleksi batik
  • Perpustakaan
  • Kedai batik
  • Workshop batik
  • Pertemuan
  • Konsultasi atau pelayanan

Selain itu Museum Batik Pekalongan terdiri dari 3 ruang utama, yaitu sebagai berikut:

  • Ruang utama Satu

Pada ruang utama satu terdapat koleksi berbagai macam batik yang berasal dari pesisir jawa seperti batik Cirebon, batik Pekalongan dan juga batik yang berasal dari Rembang. Selain itu ruangan utama ini juga menyimpan berbagai macam peralatan batik salah satunya canting.

  • Ruang utama dua

Banyak batik sumbangan dari para pejabat negara seperti Susilo Bambang Yudhoyono, Ainun Habibie, Budiono dan lain sebagianya tersimpan di ruangan ini.

  • Ruang utama tiga

Ruang utama tiga terkenal dengan sebutan ruang batik Nusantara, karena menyimpan berbagai macam batik daerah seperti Madura, Papua, Kalimantan dan lain sebagianya.

Demikian itu adalah 4 rahasia dibalik keindahan arti (batik Pekalongan) mulai dari sejarah, motif, jenis kain sampai dengan museum khusus untuk media pembelajaran dan pengetahuan tentang batik. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *