batik mega mendung

Makna tersembunyi dibalik (batik mega mendung) cirebon serta 7 motif warnanya

Posted on

Batik tulis merupakan salah satu karya seni yang diakui oleh dunia. Batik kebanyakan digunakan ketika forum resmi seperti pernikahan.

Namun untuk memperkenalkan batik kepada generasi muda, setiap hari rabu sekolah-sekolah mewajibkan para murid untuk menggunakan seragam batik dengan berbagai macam motif.

Motif dari batik sangat beragam. Biasanya motif batik dipengaruhi oleh asal dari batik itu dibuat.  Misalkan salah satu motif batik yang terkenal yaitu batik Pekalongan dan batik mega mendung asal dari Cirebon.

Batik Mega Mendung Cirebon

Salah satu kota di Jawa Barat yang sangat terkenal dengan kesenian batik adalah Cirebon. Cirebon sangat terkenal dengan produksi batik tulis dengan motif mega mendung.

Motif ini menjadi sangat populer dan banyak diburu oleh masyarakat baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Setiap batik mempunyai arti yang sangat dalam. Namun tidak banyak yang mengetahui makna dibalik sebuah kain batik.

Kebanyakan orang hanya mengetahui bahwa batik adalah hanya sebuah kain yang cocok untuk digunakan ketika acara resmi. Khususnya para generasi muda yang hampir melupakan budaya dan kesenian daerah.

Membuat batik tulis bukan pekerjaan mudah. Dalam membuat kain batik membutuhkan proses yang sangat panjang, mulai dari menggambar pola, membatik dengan malam, proses pewarnaan hingga menjadi sebuah kain yang dapat dinikmati.

Sehingga membuat selembar kain batik membutuhkan banyak waktu dan kesabaran tinggi khususnya ketika sedang membuat batik Pekalongan dan batik mega mendung asli dari Cirebon.

Batik mega mendung mempunya arti yang sangat dalam dan dibutuhkan ekstra sabar dalam membuatnya serta terbentuk dari tujuh gradasi warna biru, mulai dari biru tua sampai biru yang paling muda.

Katura menuturkan, bahwa batik mega mendung Cirebon terbentuk dari dua kata yaitu mega dan mendung. Mega sendiri mempunyai arti awan atau langit, sedangkan mendung berarti awan gelap atau keadaan langit yang gelap dimana biasanya terjadi sebelum turun hujan.

Makna hidup yang dapat diambil dari batik mega mendung Cirebon dimana mendung mempunyai arti kesabaran atau tidak mudah marah yang berarti menjadi manusia yang hidup dengan manusia lain tidak boleh mudah marah terutama dengan hal-hal sepele.

Dalam membuat batik Pekalongan dan batik mega mendung dituntut untuk sabar, teliti termasuk juga telaten. Hal itu juga berlaku bagi yang menggunakan pakaian dengan kain batik bermotif mega mendung, senantiasa harus mempunyai sifat penyabar.

Selain itu tidak banyak yang tahu mengapa gambar dari mega mendung dibuat dengan posisi horizontal atau mendatar dan tidak vertikal. Posisi horizontal atau mendatar mempunyai arti dimana awan mendung mampu mendinginkan suasana.

Selain itu mendung digunakan sebagai simbol dari keraton Cirebon. Mega merupakan awan yang terhampar luas dan mendung berarti mengayomi atau melindungi.

Hal ini dimaksudkan dimana sebagai kerajaan wajib untuk melindungi dan juga mengayomi semua rakyatnya sehingga rakyatnya dapat hidup dengan nyaman, aman dan juga tentram.

Selain dalam makna dibalik motif batik, batik setiap daerah mempunyai motif yang berbeda-beda dan mempunyai ciri khas masing-masing.

Motif Batik Mega Mendung

Motif batik tulis setiap daerah berbeda dan mempunyai ciri masing-masing yang tentunya sangat unik tidak terkecuali batik Pekalongan dan batik mega mendung Cirebon.

Motif batik mega mendung sendiri sudah sangat populer bahkan digunakan sebagai cover buku karya seorang kewarganegaraan Belanda yaitu Pepin Van Roojen dengan judul Batik Design.

Ciri khas dari batik Cirebon yaitu mempunyai motif yang menyerupai awan dengan tujuh gradasi warna tegas serta kaya dengan makna.

Oleh sebab itu sangat dianjurkan kepada pengguna ataupun produsen untuk menggunakan motif batik, khususnya batik mega mendung dengan semestinya dan pada tempatnya yang layak. Dengan seperti itu Anda telah menghargai dan menghormati peninggalan dari nenek moyang.

Pada mulanya batik tulis mega mendung mempunyai kombinasi warna antara biru dan juga merah sehingga maskulinitas dan suasana dinamis tergambar dengan jelas.

Hal ini terjadi disebabkan karena adanya campur tangan seorang laki-laki dalam proses produksi. Dimana biru dan merah merupakan penggambaran dari masyarakat pesisir yang tegas, to the point, terbuka dan juga egaliter.

Selain bentuk gambaran tentang karakter masyarakat pesisir, warna biru sendiri merupakan warna dari langit yang sangat luas dan tak terbatas, sebagai pembawa hujan yang sangat bermanfaat untuk kesuburan bumi sehingga memberikan kehidupan bagi makhluk bumi seperti manusia, tumbuhan, hewan dan lain sebagainya.

Namun semakin lama, kesenian dan budaya pasti berubah dan berkembang. Seiring dengan banyaknya peminat kain batik khususnya motif mega mendung dan juga batik Pekalongan.

Hal ini membawa perubahan yaitu semakin banyak modifikasi yang diterapkan atau dikombinasikan dengan batik asal Cirebon ini. Biasanya motif yang sering disandingkan dengan batik mega mendung yaitu hewan, bunga dan motif lainnya.

Hal ini semakin berkembang pesat dan beragam seiring berkembangnya dunia fashion atau lahirnya para perancang busana hebat. Sehingga dapat banyak Anda temui batik tulis mega mendung dengan banyak warna seperti hijau, coklat, kuning dan lain sebagianya.

Gambar Batik Mega Mendung

Batik tulis harus digambar dengan sangat hati-hati terutama jika dalam proses pembuatan pola diatas kain. Karena hal tersebut akan sangat menentukan hasil akhir. Oleh sebab itu ketika menggambar pola atau motif harus dilakukan dengan teliti, sabar dan juga telaten.

Menggambar motif batik tulis mega mendung Cirebon sangat mudah jika dilakukan dengan serius. Dimana motif awan mega mendung mempunyai bentuk lancip pada bagian ujung serta gradasi warna yang mampu menyejukkan setiap mata yang melihat.

Selain itu proses pembuatan gambar batik mega mendung membutuhkan waktu yang tidak sedikit mengingat batik tulis mega mendung mempunyai gradasi warna yang sangat rumit dan halus.

Begitu juga jika Anda menggambar pola atau motif batik Pekalongan. Berikut ini adalah langkah sederhana yang harus Anda lakukan untuk menggambar pola batik mega mendung Cirebon:

  • Membuat outline awan

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat garis melingkar dengan ujung runcing, kemudian dilanjutkan dengan membuat garis yang bergelombang sehingga terbentuk gambar awan yang hampir sama dengan awan yang ada di langit.

  • Pewarnaan gradasi

Pewarnaan dilakukan pada bagian luar yaitu dengan warna terang sampai pada bagian dalam dengan warna gelap. Pada proses pewarnaan dibutuhkan banyak latihan agar dapat membuat warna gradasi yang bagus dan halus.

Dari pemaparan diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat makna tersembunyi dibalik batik tulis mega mendung Cirebon diantaranya sebagai berikut:

  • Mempunyai makna kesabaran tinggi dan tidak mudah marah terutama berlaku untuk pembuat dan pengguna batik mega mendung.
  • Mempunyai  makna mengayomi dan juga melindungi sehingga digunakan sebagai simbol keraton Cirebon.
  • Menggambarkan karakter dari masyarakat pesisir.

Demikian itu adalah 3 makna tersembunyi dibalik (batik mega mendung) Cirebon serta 7 motif warnanya. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *